Dalam industri perkebunan skala besar, efisiensi tenaga kerja dan biaya operasional adalah dua faktor yang selalu menjadi perhatian utama. Tantangan seperti kekurangan tenaga kerja, biaya lembur, risiko kecelakaan kerja, hingga ketidakefisienan penyemprotan manual dapat berdampak langsung pada hasil panen dan produktivitas.
Layanan semprot drone semakin menjadi solusi yang dipilih perusahaan perkebunan modern. Tanpa perlu membeli unit drone atau melatih tim sendiri, perusahaan dapat langsung mendapatkan hasil penyemprotan yang cepat, efisien, dan konsisten.
Berikut manfaat utamanya:
Penyemprotan manual membutuhkan banyak pekerja, apalagi jika area yang dikelola mencapai ratusan hingga ribuan hektar. Drone dapat menggantikan kebutuhan tenaga kerja untuk pekerjaan berat dan berulang, sehingga perusahaan tidak lagi bergantung pada jumlah pekerja.
Keuntungan langsung:
Jika penyemprotan dilakukan secara manual, biaya bisa tidak terkontrol akibat keterlambatan, konsumsi cairan tidak merata, hingga pemborosan jam kerja.
Dengan jasa semprot drone, biaya menjadi lebih pasti dan lebih hemat karena perusahaan hanya membayar berdasarkan luas yang disemprot.
Penghematan meliputi:
Satu drone dapat menyemprot 10–25 hektar per jam tergantung kondisi lahan, sementara tim manual memerlukan waktu jauh lebih lama.
Kecepatan tinggi ini membantu mengurangi risiko gagal panen akibat keterlambatan penyemprotan.
Dengan menggunakan jasa drone, perusahaan dapat mengurangi risiko paparan pestisida yang sering menjadi isu K3. Ini bukan hanya efisiensi, tapi juga tanggung jawab perusahaan terhadap keselamatan pekerja.
Drone menghasilkan distribusi cairan yang stabil dengan nozel bertekanan tinggi, sehingga hasil penyemprotan jauh lebih rapi dan efektif dibanding metode manual.
Hasil tanaman pun lebih baik karena aplikasi pestisida tepat sasaran.
Menggunakan layanan semprot drone adalah langkah strategis bagi perusahaan perkebunan yang ingin:
Tanpa investasi besar, perusahaan bisa langsung merasakan manfaat teknologi modern dalam manajemen lahan mereka.